Rasi Fm – Pembangunan masjid di Kebun Bunga Refugia dipastikan akan memanfaatkan bahan kayu dari masjid agung yang dibangun tahun 1800-an. Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, bahan baku kayu yang telah berusia ratusan tahun tersebut saat ini masih dalam proses pembersihan dari kotoran dan cat. Bahan kayu dari masjid agung yang akan digunakan untuk membangun masjid di Kebun Bunga Refugia tersebut masih mencapai 60 persen.
“Saya boleh prensentase yang 60 masih terselamatkan, jadi yang 40 itu rusak yang dimakan rayap. Saya beberapa kali jadi panitia pembangunan masjid, tapi rasanya tidak sesemangat ini karena ada 2 hal, mempunyai nilai sejarah, saya harus mendirikan masjid yang mempunyai nilai sejarah yang kedua ini merupakan tempat ibadah,” ujarnya.
Suprawoto menambahkan, masjid yang akan dibangun di kebun bunga refugia merupakan masjid yang sangat bersejarah bagi perkembangan Kabupaten Magetan, mengingat masjid tersebut dibangun di awal pemerintahan di Kabupaten Magetan yang diperkirakan didirikan pada masa Mataram Islam. Nilai sejarah tersebut menurut Suprawoto bisa digali dari bentuk dan ornament yang diukir pada kayu jati yang telah berusia ratusan tahun tersebut.
“ Karena ini nilainya nilai sejarah yang usianya pasti ratusan tahun. Karena berdirinya Magetan itu waktu Mataram Islam, otomatis dalam konsep jawa itu bahwa ada kadipaten ada alun-alun ada masjid. Itu nilai sejarah yang tidak boleh dihilangkan, dan bahan-bahan itu masih ada dan kewajiban kita untuk melestarikan,” imbuhnya.
Dengan memiliki masjid yang merupakan bangunan bersejarah diharapkan bisa menjadi kajian sejarah bagi perjalanan Kabupaten Magetan ke depan. (DmS)