Connect with us

Hukum & Kriminal

Tahanan Kasus Pencabulan Anak Tiri Yang Masih Dibawah Umur Kabur Lompati Tembok Pengadilan Negeri Magetan.

Published

on

Tahanan Kasus Pencabulan Anak Tiri Yang Masih Dibawah Umur Kabur Lompati Tembok Pengadilan Negeri Magetan.

RASI FM – Terdakwa kasus pencabulan anak tiri dibawah umur Wisnu Wijaya yang berhasil kabur dari Sel tahanan Pengadilan Negeri Kabupaten Magetan, Jawa Timur diduga memanfaatkan kesempatan lengahnya petugas pengawal dari pengawalan kepolisian Polres Magetan saat petugas lain mengantar terdakwa lainnya menjalani sidang. Juru Bicara Pengadilan Negeri Kabupaten Magetan Dian Lismana Zamroni mengatakan, terdakwa Wisnu Wijaya diduga memanfaatkan kesempatan kelengahan petugas pengawasan yang berjumlah 5 orang tersebut.

“Informasinya penjaga tahanan mengantar tahanan ke ruang sidang, tapi disitu ada polisi 2,” ujarnya melalui pesan singkat Selasa (23/1/2024).

Baca Juga:  Untuk Beli Miras, Pemuda Asal Madiun Ini Nekat Melakukan Pencurian dan Upaya Pemerkosaan,

Dian Lismana menambahkan, saat ini pihaknya masih berusaha mendalami dari rekaman CCTV milik pengadilan untuk mengetahui bagaimana proses kaburnya tahanan kasus persetubuhan anak tiri dibawah umur tersebut. Diketahuinya ada tahanan yang kabur saat menunggu sidang ketika adanya pemberitahuan dari kantor Pajak yang berada di sebelah kiri Kantor Pengadilan Negeri Kabupaten Magetan.

“Tahunya dapat telepon dari kantor pajak katanya ada orang yang melompat dari sini. Sampai saat ini belum ketemu,” imbuhnya.

Sebelumnya terdakwa kasus pencabulan anak tiri dibawah umur Wisnu Wijaya yang berada di sel tahanan Pengadilan negeri Kabupaten Magetan berhasil kabur dari Sel tahanan saat menunggu sidang dengan agenda pemeriksaan saksi saksi. Terdakwa berhasil kabur setelah membuka gembog sel tahanan dengan alat yang telah dipersiapkan dari lapas Magetan. Terdakwa mengelabuhi petugas dengan melepas baju tahanan warna putih dengan kaos hitam yang dipakai sebagai dalaman sejak dari lapas Magetan. Petugas pengamanan dari kepolisian Resor Magetan sempat mengetahui upaya pelarian terdakwa, namun karena disangka sebagai pembezuk terdakwa berhasil kabur dengan cara melompati tembok pengadilan. Upaya kabur terdakwa diketahui oleh petugas keamanan Kantor Pajak yang bersebelahan dengan Kantor Pengadilan.

Baca Juga:  Polres Magetan Amankan Kurir Sabu Jaringan Telepon.

Terdakwa merupakan terduga pelaku pencabulan terhadap anak tirinya yang berada di bawah umur. Terdakwa didakwah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) melanggar Pasal 81 Ayat (2), (3) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP. (DmS)

Baca Juga:  Kukuhkan Asosiasi Kepala Desa, Bupati Magetan Minta Kades Harus Kompak Perjuangkan Pembangunan dan Masa Jabatan 9 Tahun.

VISUAL NEWS klik 

 481 total views,  3 views today