Connect with us

Pendidikan

Serunya Permainan Egrang di Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Magetan.

Published

on

Serunya Permainan Egrang di Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Magetan.

RASI FM – Diego Firnanda, siswa kelas 6 SDN Ngunut 2 Kecamatan Parang 2, Kabupaten Magetan terlihat cekatan melangkah dengan menggunakan egrang, menyalip sejumlah siswa lainnya dalam permainan tradisional egrang di halaman sekolahnya. Permainan tersebut dilakukan usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional. Dia mengaku gembira memainkan permainan egrang bersama seluruh siswa.

“Senang bisa memainkan egrang bareng teman teman lainnya. Tadi habis upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional,” katanya Kamis (2/5/2024).

Jamilatul Rofiah siswi kelas 6 lainnya meski perempuan tak mau kalah juga terlihat gesit menaiki egrang dan berlomba dengan siswi lainnya. Dia mengaku selama ini dia hanya tahu permainan egrang tapi belum pernah mencoba memainkan karena identik dengan anak laki laki.

Baca Juga:  Sejumlah Sekolah dan Lembaga Di Magetan Terima Penghargaan Adiwiyata.

“Kalau egrang tahunya sudah lama tapi tidak pernah main. Sekarang bisa main, rasanya seperti belajar berjalan, tapi asyik. Egrang yang kita pakai pendek sekitar 40 cm tingginya, ” katanya.

Selain permainan egrang, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional siswa kelas 1 hingga kela 3 juga bermain egrang batok kelapa. Erwan siswa kelas 1 mengaku senang, karena ada permainan baru yang dia mainkan bersama teman temannya sepulang sekolah. Biasanya dia mengaku main game di HP jika pulang sekolah.

Baca Juga:  Cerita Wall Climbing Satu Satunya SMA di Magetan, Dulu Latihan di Pohon Sono.

“Egrang batok kelapa yang buat bapak, asyik mainnya. Kalau pulang sekolah mainnya sama teman teman. Biasanya main HP, main game sepulang sekolah,” katanya.

Menurut Kepala Sekolah SDN 2 Ngunut Awit Satriyani mengatakan, permainan tradisional egrang, egrang batok dan grobag sodor selain untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional juga untuk mengenalkan permainan tradisional yang sudah tidak dimainkan lagi dimasa sekarang. Kegiatan permainan egrang juga untuk meminimalisir ketergantungan siswa terhadap gawai.

Baca Juga:  DPRD Magetan Godok Usulan Perda Terkait Guru Non PNS dan Desa Wisata

“Ini upaya kami di Hari Pendidikan nasional untuk mengenalkan mereka bahwa permainan tradisional itu juga mengasyikkan. Dengan permainan tradisional mereka bisa berinteraksi dengan teman temannya dan melatih keseimbangan mereka. Ini juga upaya kami untuk meminimalisir ketergantungan anak anak terhadap HP,” katanya. (DmS)

VISUAL NEWS klik

 127 total views,  3 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *