Connect with us

Pendidikan

Pemkab Magetan Alokasikan Anggaran Rp 5,6 Miliar Untuk Pembangunan Fasilitas Mobilitas Keberadaan Unesa.

Published

on

Pemkab Magetan Alokasikan Anggaran Rp 5,6 Miliar Untuk Pembangunan Fasilitas Mobilitas Keberadaan Unesa.

RASI FM – Tahun 2024 Pemerintah Kabupten Magetan menggelontorkan anggaran yang cukup besar untuk pembangunan infrastruktur pendukung mobilitas Kampus Unesa. Kepala Dinas PU Kabupaten Magetan Muhtar Wahid mengatakan, infrastruktur pendukung yang akan dibangun diantaranya adalah rehabilitasi Gedung Budaya yang akan difungsikan sebagai aula sebesar Rp 1,7 mliyar. pembangunan jalan pintu masuk Unesa sebesar Rp 2 miliar, pembangunan pintu masuk stasiun Magetan sebagai transportasi dari luar daerah menuju Kampus Unesa juga akan dibangun dengan angaran Rp 400 juta serta peningkatan kualitas jalan dari Karangsono menuju Maospati dan peningkatan jalan dari Desa Malang Maospati menuju akses pintu masuk Kampus Unesa juga kan ditingkatkan kualitasnya dengan anggaran Rp 1,5 milyar.

Baca Juga:  KPH Lawu DS Pastikan Populasi Macan Tutul Masih Ada di Gunung Lawu.

“Tahun 2024 sudah kita alokasikan meskipun sebagian bertahap seperti gedung budaya yang akan digunakan sebagai aula Unesa tahun ini kita kerjakan ada 1,7 milyar, kemudian trotoar yang di depan pintu masuk Unesa ada 2 milyar. Depan stasiun Magetan nanti juga kita beton anggaran Rp 400 juta. Kemudian jalan dari Karangsono – Maospati yang sudah kami hot mix ini juga kami lanjutkan sampai pintu masuk Unesa. Dan dari Malang – Maospati tahun ini kami alokasikan 1,5 miliar sehingga jalan Malang – Maospati nanti kita hot mix baru,” ujarnya.

Muhtar Wahid menambahkan, untuk penyelesaian pembangunan infrastruktur pendukung keberadaan Unesa direncanakan akan selesai pada Bulan Oktober 2024. Untuk mendukung operasional Unesa pemerintah daerah juga merehabilitasi Gedung Budaya di Kelurahan Maosapti. Pemerintah daerah juga merehabilitasi secara bertahap gedung distrik yang nantinya akan difungsikan sebagai guest house. Pembangunan gedung distrik Maospati sebagai guest house akan dilaksanakan tahun 2025 mendatang dengan anggaran Rp 5 miliar.

Baca Juga:  Organisasi Pecinta Alam PWM Temukan Warga Buang Sampah di Kawasan Tandon Air PDAM, Kesadaran Warga Masih Minim? 

”Beberapa nanti yang akan kita tindak lanjuti seperti Gedung Budaya, tahun ini belum tuntas 100 persen, tapi sudah bisa digunakan, Terus Gedung Distrik diminta Unesa untuk di fungsikan sebagai guest house untuk rumah singgah dosen Unesa tahun ini belum dilaksanakan karena butuh Rp 5 milar akan kita anggarkan tahun 2025,” imbuhnya.

Keberadaan Kampus Unesa di Kabupaten Magetan akan sangat mempengaruhi peningkatan kualitas sumber daya manusia dimasa yang akan datang. Keberadaan Kampus Unesa juga akan mempengaruhi geliat perekonomian di Kabupaten Magetan dengan semakin banyak mahasiswa yang akan menempuh perkuliahan. Tahun ini Kampus Unesa sudah akan melakukan kegiatan perkuliahan di gedung baru yang berada di Jalan Barat, RT 17, RW 4, Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati.

Baca Juga:  Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Magetan Santuni Anak Yatim, Bupati Magetan Ajak ASN Jadi Orang Tua Asuh.

“Unesa itu nanti dampak ikutannya luar biasa. Pertama masyarakat yang mau kuliah di perguruan tinggi tidak perlu jauh jauh sudah mengurangi biaya. Dampak adanya Unesa banyak mahasiswa pasti usaha kuliner, UMKM, kost kostan pasti laku, dampak ekonomi walaupun nanti dampak macet juga harus diantisipasi,” ucapnya. (DmS)

 242 total views,  9 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *