Kesehatan & OlahRaga
Dinkes Catat Bulan Maret Kasus DBD di Kabupaten Magetan Capai 139 Kasus Dengan 1 Korban Meninggal Dunia.
Published
2 tahun agoon
By
rasinews
RASI FM – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mencatat adanya peningkatan kasus DBD di pertengahan Bulan Maret 2024. Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Agus Yudi Purnomo mengatakan, jumlah kasus DBD terus meningkat dari Bulan Januari 2024 dimana pada Bulan Januari tercatat 44, Februari 66, dan Maret 20 kasus dengan total ksus 139 dimana satu diantaranya meninggal dunia. Sementara kasus infeksi virus dengue dengan gejala demam namun masih ditahap demam dengue atau belum masuk taraf demam berdarah tercatat 289.
“sejak Januari terus meningkat, Januari 44 kasus, Februari 66 kasus dan Maret 20 kasus jadi total 139 kasus satu diantaranya meninggal dunia. Kalau infeksi virusnya dengue minggu lalu 289 dengan 139 diantaranya DBD. Jadi orang yang terkena gigitan ini akan mengalami demam, tapi apakah demanya menjadi savier dengue atau demam biasa,” ujarnya.
Peningkatan jumlah kasus DBD menurut Agus masih rendahnya pemahaman masyarakat terkait pemberantasan sarang nyamuk aedes aegepty dimana masyarakat masih memiliki pemahaman kegiatan voging bisa meyelesaikan kasus DBD. Menurut Agus pemberantasan sarang nyamuk paling efektif adalah dengan membersihkan genangan air sebagai tempat berkembang biaknya nyamuk. Untuk menekan jumlah kasus DBD menurutnya paling efektif adalah dengan mengurangi populasi nyamuk yang tumbuh subur saat musim penghujan dimana banyak genangan air yang dimanfaatkan nyamuk untuk berkembang biak.
”Cara pencegahannya karena ini masuk melalui gigitan nyamuk. Kalau lihat grafik di musim kemarau kasus rendah sementara musim hujan kasusnya tinggi berarti disebabkan tingginya populasi nyamuk, hasil survey vector yang dilakukan tahun 2023 relawan kita didalam rumah dihinggapi 5 nyamuk sementara diluar rumah 9 nyamuk. Kita bisa bayangkan kalau jumlah populasi tinggi yang menghinggapi kita lebih banyak,” imbuhnya.
Meski siklus hidup nyamuk pendek dimana nyamuk jantan hanya mampu hidup sekitar 10 hari sedangkan lama umur nyamuk betina dapat berkisar antara 3 – 4 minggu namun banyaknya lokasi genangan air untuk berkembang biak membuat peningkatan kasus DBD di Magetan sulit dicegah. (DmS)
1,417 total views, 3 views today
You may like

Gelar Parenting, Yayasan Paramitra Tekankan Anak Yang Mengalami Low Vison Memiliki Hak yang Sama Pemenuhan Kebutuhan Mereka.

Cegah Keracunan Menu MBG, Dinas Kesehatan Magetan Percepat Penerbitan SLHS bagi SPPG dan Pengawasan Berkala.

Cuaca Tak Menentu, Dinas Kesehatan Magetan Ajak Warga Waspadai DBD dan Aktif Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Dinkes Magetan Temukan 200 Kasus Refraksi dari 1.000 Pemeriksaan, Anak 9 Tahun Alami Minus 9

Sebagian Warga Magetan Enggan Manfaatkan Program Kesehatan Gratis Karena Takut Temuan Penyakit Berat

Dinas Kesehatan Gelar Workshop TPT untuk Dukung Indonesia Bebas TBC 2030


