Connect with us

Pariwisata

Demi Habitat Ikan Dewa, Dinas Pariwisata Himbau Wisatawan Tak Mancing Di Telaga Sarangan

Published

on

Demi Habitat Ikan Dewa, Dinas Pariwisata Himbau Wisatawan Tak Mancing Di Telaga Sarangan

Rasi Fm – Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan menghimbau warga tidak melakukan kegiatan memancing di Telaga Sarangan. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Magetan Joko Trihono mengatakan, larangan untuk memancing di Telaga Sarangan sudah tertuang di Perda Magetan dan pemerintah daerah juga telah memasang rambu rambu larangan memancing. Menurutnya larangan memancing dimaksudkan untuk menjaga habibat ikan dewa yang ditebar oleh pemerintah daerah pada pertengahan Bulan Juli tahun lalu.
“Sebetulnya dilarang untuk memancing, harusnya upaya penegakan perda bagaimana masyarakat ini tidak memancing di Telaga Sarangan yang mana didalamnya masih ada upaya upaya kita untuk pengembang biakan ikan dewa,” ujarnya.
Banyak peringatan yang telah dipasang di sekitar telaga sarangan oleh pemerintah daerah, namun sebagian warga masih melakukan kegiatan memancing untuk memancing jenis ikan lainnya. Meski demikian Dinas PAriwisata Kabupaten Magetan akan melakukan koordinasi dengan instansi penegak perda untuk memberikan pemahaman kepada warga.
“Banyak peringatan yang diberikan pemerintah, itu masyarakat milenial. Tetapi saya dapat info bahwa yang dipancing itu bukan ikan dewa, ada beberapa jenis ikan lainnya, kalau dapat ikan dewa juga langsung dilepaskan, tetapi ini tanpa pengecualian. Oleh karena itu nanti kita koordinasikan dengan penegak perda untuk bisa mengambil langkah pencegahan itu,” imbuhnya.
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Magetan di Jawa Timur menebar lebih dari 10.000 benih ikan dewa di Telaga Sarangan dalam rangka gebyar peternakan dan perikanan tahun 2019. (DmS)

Baca Juga:  Sebagai Destinasi Wisata Alam Dinosaurus, Mojosemi Forest Park Akan Bertransformasi Menjadi Mojosemi Dinosaurus Park.

 337 total views,  6 views today

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *