Connect with us

News

Dari Uang Jimpitan, Pemuda Kampung Meri Desa Sumber Sawit Merubah Wajah Kampung Yang Kusam Dimasa Pandemi Menjadi Kampung Pelangi.

Published

on

Dari Uang Jimpitan, Pemuda Kampung Meri Desa Sumber Sawit Merubah Wajah Kampung Yang Kusam Dimasa Pandemi Menjadi Kampung Pelangi.

Rasi Fm – Upaya puluhan pemuda di Desa Sumber Sawit Kabupaten Magetan merubah wajah kampung mereka yang kusam dimasa pandemi menjadi kampung pelangi dimana pagar, jalan, tembok rumah dan lingkungan kampung menjadi penuh warna patut diapresiasi. Gunawan, Pemuda inisiator pembuatan kampung Meri menjadi kampung pelangi mengatakan, untuk bisa merubah kampungnya yang dulu memiliki lingkungan yang suram menjadi kampung yang penuh warna membutuhkan waktu hingga 6 bulan. Pemuda Kampung Meri yang memiliki 5 RT dulunya tidak kompak karena perbedaan pendapat, namun melalui 7 kali pertemuan mereka akhirnya setuju untuk merubah kampung mereka menjadi lebih ceria dengan mengecat pagar, tembok dan lingkungan rumah mereka dengan cat warna warni dan sejumlah lukisan. Memanfaatkan uang jimpitan, pemuda kampung Meri bergerak mewarnai kampung mereka.
“Idenya dari temen karang taruna, kita mulai dari 6 bulan lalu, Kita maunya kampung kita ini bersih, berbeda dengan kampung lain dengan kreatifitas anak bisa berkembang. Mulanya susah karena menyatukan anak-anak itu butuh waktu , butuh pengorbanan. Kita akhirnya interaksi, butuh 7 kali pertemuan agar punya visi yang sama dengan mengubah kampung yang dulunya nggak berwarna menjadi berwarna. Dulu nggak teratur. Kita mengandalkan dari uang jimpitan dan bantuan dari perantau, kita belum dapat bantuan dari mana-mana,” ujarnya.
Gunawan menambahkan, keberhasilan menyulap wajah kampung yang sebelumnya kusam dengan cat warna warni membuat warga bersemangat untuk mengembangkan kampung mereka dengan mengangkat sejumlah potensi destinasi wisata. Karang Taruna Kampung Meri rencananya akan membangun jogging track ditengah sawah, kolam renang bagi anak anak yang juga menyatu dengan pemandangan alam serta kuliner yang berbasis olahan bebek sesuai dengan nama kampung mereka yaitu kampung meri yang artinya anak bebek. Untuk mewujudkan impian mereka menjadikan kampung wisata, pemuda Kampung Meri masih mengalami kendala pendanaan. Meski demikian mereka tidak patah semangat, sambil mematangkan rencana menggarap potensi wisata, pemuda desa mempercantik wajah kampung mereka dengan berbagai ornament seperti air terjun dan taman indah di sejumlah perempatan jalan kampung.
“ Kita rencananya akan membuat jogging track dan kolam renang untuk anak anak. Kita juga mau bikin warung sawah yang akan menjual kuliner desa ada jenang campur, lodeh, sesuai ikon dukuh meri kita ada bebek ungkep, babek panggang, bebek goreng. Masyarakat antusias, orang tua pada seneng, anak muda ya semangat, intinya semangat dulu. Untuk dana belum ada masuk semoga desa bisa merespon. Yang kita tunggu itu,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dinas Pertanian Magetan Salurkan Bantuan DBHCHT untuk Tingkatkan Kualitas dan Kwantitas Hasil Tembakau Petani.

Pemuda kampung Meri berharap pihak pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah Kabupaten Magetan mendukung rencana mereka dengan memberikan dorongan dan bantuan baik dari sisi perencanaan maupun dari upaya pengembangan Kampung Meri sebagai Kampung wisata di Desa Sumber Sawit. Jika memungkinkan, Pemuda Kampung Meri berharap pengembangan wisata mencakup seluruh Desa Sumber Sawit. (DmS)

Baca Juga:  Perubahan UU tentang Desa Akan Pengaruhi Pelaksanaan Pilkades di 178 Desa di Magetan.

Loading

Copyright © 2020 Rasi News | PT. RADIO SWARA SARANGAN INDAH FM