Connect with us

Ekonomi

Bulan Puasa, Permintaan Cincau Hitam di Magetan Meningkat Hingga 10 Kali Lipat Dibanding Hari Biasa.

Published

on

Bulan Puasa, Permintaan Cincau Hitam di Magetan Meningkat Hingga 10 Kali Lipat Dibanding Hari Biasa.

RASI FM – Memasuki Bulan Ramadan permintaan cincau hitam yang diproduksi oleh pengrajin cincau hitam di Dusun Jetak, Desa Tanjung Sari, Kabupaten Magetan mengalami peningkatan hingga 10 kali lipat dibanding hari biasa. Nurkholis pemilik pabrik pembuatan cincau hitam mengatakan, jika hari biasa pembuatan cincau hitam hanya sekitar 10 kilogram bahan cincau hitam yang dimasak untuk memenuhi pasar lokal seperti penjualan di pasar sayur serta memenuhi permintaan pedagang keliling. “Peningkatannya lebih dari 10 kali lipat, karena biasanya kita buat sekitar 10 kilogram untuk bahan tetapi ini satu hari bisa membuat 120 kilogram bahan pembuatan. Peningkatan karena sudah masuk bulan Ramadan, masyarakat berburu takjil yang terbuat dari bahan cincau hitam juga meningkat,” ujarnya.

Baca Juga:  Gugur Dalam Penyergapan KKB di Papua, Jenazah Praka Dwi Bekti Probo Akan Dimakamkan di TMP Madiun

Nurkholis menambahkan, memasuki bulan Ramadan permintaan cincau hitam bahkan sampai keluar kota seperti ke Solo, Bojonegoro, Cepu, Madiun hingga Ponorogo. Biasanya pekerja pembuatan cincau hitan hanya 3 orang namun meningkatnya permintaan membuat pekerja ditambah hingga 7 orang lebih. “Kalau hari biasanya kita melayani pedagang local seperti pedagang keliling tetapi di Bulan Ramdan peningkatan pembeli sampai dari Solo, hingga Bojonegoro. Untuk karyawan kita tambah sampai 7 orang,” imbuhnya.

Meski permintaan meningkat, namun Nurkholis mengaku keuntungan yang didapat menipis perkilogramnya karena kenaikan sejumlah bahan pokok pembuatan cincau hitam seperti tepung tapioca yang harganya naik hingga Rp 100.000 dimana sebelumnya harga tapioca Rp 250.00 per 50 kiogram saat ini naik menjadi sekitar Rp 350.000. Bahan baku cincau yang didatangkan dari wilayah Ponorogo, Pacitan dan Trenggalek juga mengalami kenaikan dimana biasanya perkilo Rp 2.500 perkilogram saat ini naik menjadi 3.500 perkilogram. ”Bahan baku naik, biasanya tepung Rp 250.000 saat ini menjadi Rp 350 .000 sementara cincau bahan bakunya naik Rp 1.000 perkilogramnya,” ucapnya.

Baca Juga:  Masuk Perpres, Pengembangan LIK Magetan Belum Ada Investor Yang Beminat.

Sementara masyarakat pembeli seperti Fadila salah satu warga Desa Sumberdodol mengaku cincau hitam biasa digunakan untuk bahan cendol cincau untuk berbuka puasa. Dia mengaku cukup membeli Rp 2.500 cincau dengan berat sekitar 1 kilogram untuk bahan pembuatan cendol. Harga Rp 2.500 rupiah menurutnya sangat murah karena manfaat cincau hitam selain untuk takjil dan buka puasa bersama juga banyak manfaatnya untuk kesehatan. “Cincau hitam menu favorit untuk buka karena segar dan mendinginkan perut dari maag, dan lambung. Manfaatnya juga banyak untuk kesehatan, harga belinya murah Rp 2. 500 sudah dapat satu bungkus,” katanya. (DmS)

Baca Juga:  Jaga Stabilitas Harga Ditengah Kenaikan Sembako, Disperindag Magetan Gelar Pasar Murah.

VISUAL NEWS klik

 171 total views,  3 views today