Connect with us

Budaya & Pariwisata

Bersamaan Pemilu, Warga Sarangan Gelar Larung Tumpeng Secara Sederhana.

Published

on

Bersamaan Pemilu, Warga Sarangan Gelar Larung Tumpeng Secara Sederhana.

RASI FM – Warga Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan menggelar kegiatan larung tumpeng secara sederhana karena kegiatan larung tumpeng tahun ini bersamaan dengan kegiatan pemilu 2024. Pj Bupati Magetan Hergunadi mengatakan, kegiatan larung tumpeng di telaga sarangan yang merupakan kegiatan rutin diharapkan akan menjadi pemicu daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Telaga Sarangan.

“Tahun ini karena bertepatan dengan agenda pemilu, jadi pemerintah daerah tidak mengadakan. Kegiatan ini kita harapkan akan meningkatkan jumlah wisatawan di telaga Sarangan,” ujarnya.

Sementara Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kabupaten Magetan Sunardi mengatakan, meski dilakukan secara sederhana dia berharap tidak mengurangi makna kegiatan larung tumpeng di tengah Telaga Sarangan. Larung tumpeng yang merupakan kegiatan rutin tahunan dimaksudkan untuk mengajak generasi muda mengetahui cikal bakal dari telaga Sarangan dan menghormati dari nenek moyang yang telah terlebih dahulu membangun adanya destinasi wisata Sarangan yang bisa menjadi mata pencaharian lebih dari 4.000 warga di sekitar telaga.

Baca Juga:  Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Embung Kembalikan Kerugian Negara Hampir Setengah Miliar.

“Kita ajak untuk mengetahui asal mula telaga Sarangan dimana dulu Kyai pasir dan Nyai Pasir kemudian punya anak Eyang Jaelellung yang ada disini cungkupnya. Kalau Nyai Pasir dan Eyang Pasir itu ada di sebelah pulau sana. Kenapa dinamakan telaga pasir itu kejaidannya. Kenapa diadakan ini untuk mengingatkan hal tersebut,” katanya.

Baca Juga:  Pantau Pendistribusian Bantuan Sosial Tunai, Bupati Magetan Ingatkan Prokes di Masa PPKM Level 4.

Sementara Sunarti pedagang makanan di sekitar Telaga Sarangan berharap dengan adanya kegiatan larung tumpeng akan membuat pengunjung Telaga Sarangan meningkat sehingga kesejahteran mereka pun mengalami peningkatan. Kegiatan larung tumpeng menurutnya merupakan cara besyukur warga di sekitar Telaga Sarangan atas karunia keindahan lokasi destinasi wisata telaga yang bisa menjadi mata pencaharian masyarakat.

“Ini cara kita bersyukur kepada Allah atas apa yang diberikan karena disini ada Telaga Sarangan yang bisa kita untuk mencari makan, Harapannya Telaga Sarangan semakin ramai banyak pengunjungnya pendapatan kita juga banyak,” ucapnya.

Baca Juga:  Simpatisan PKB Gus Dur di Ngawi Deklarasi Dukung - Prabowo Gibran : Agar Pilpres Satu Putaran.

Kegiatan larung tumpeng di Telaga Sarangan tahun 2024 memang sepi dari keramaian dikarenakan bersamaan dengan kegiatan pemilu 2024. Tumpeng yang dilarung juga lebih kecil berbeda dengan tumpeng yang dilarung tahun sebelumnya di mana ukuran memiliki ukuran raksasa. Arak arakan kuda juga ditiadakan karena kegiatan banyak dari pelaku wisata di Telaga Sarangan masih disibukkan dengan kegiatan pemilu. (DmS).

VISUAL NEWS klik

 305 total views,  3 views today